Breaking News

Garut Memiliki Batik Tulis Garutan

Merak Ngibing - Bermotifkan Fauna
Indonesia terkenal memiliki budaya yang sangat kaya. Tidak terkecuali di dalam fashion. Untuk bidang yang satu ini, Indonesia terkenal di tataran mancanegara dengan pakaian khas batiknya. Bahkan pakaian batik telah menjadi pakaian resmi yang dikenakan saat masuk kantor Panwaslu Garut, KPUD Garut, ataupun kantor lainnya.
 Batik Indonesia merupakan pakaian yang cukup dinamis, oke dipakai saat acara formal maupun non-formal. Untuk motif sendiri, pada tiap berbagai daerah memiliki motif khas masing-masing. Batik tulis garutan salah satunya.



Batik tulis garutan biasanya dipakai sebagai kain kebat atau sinjang (sering dipakai sebagai penutup tubuh wanita bagian bawah, saat sekarang masih banyak dikenakan oleh para santri wanita di kabupaten Garut). Akantetapi, seiring perkembangan zaman, batik garutan juga banyak dipakai sebagai bahan baju.
Sama seperti motif di lainnya, motif garutan menggambarkan cerminan kebudayaan daerah berpenghuni 2 juta jiwa ini. Kebudayaan yang bisa dikatakan mencerminkan penafsiran akan kehidupan sosial, ekonomi, politik di Garut yang terkenal sebagai kota dodol tersebut. 
Rereng Ageung Bermotif Geometris
Motif-motif  pada batik garutan identik berbentuk geometrik sebagai ciri khas ragam hiasnya. Selain itu bisa kita temukan motif lainnya dalam bentuk flora dan fauna. Bentuk geometrik umumnya mengarah ke garis diagonal dan bentuk kawung atau belah ketupat. Warnanya didominasi oleh warna krem berpadukan warna cerah yang merupakan karakteristik khas batik garutan.
Motif batik garutan umumnya menghadirkan ragam hias datar, bentuk-bentuk geometrik. Bentuk-bentuk geometrik ini mengarah secara diagonal, bentuk kawung, atau belah ketupat. Ada pula motif-motif yang mengambil pola bentuk-bentuk flora dan fauna.
Ditulis di buku Garoet oleh seorang berkebangsaan Belanda, En Omstreken pada tahun 1922. Ia menyebutkan "salah satu barang berharga yang bisa dibawa para turis dari Kabupaten Garut sebagai oleh-olehnya adalah kain Batik. 
Bahkan batik garutan ini telah mendapat hak paten dari HAKI  yakni Motif-motif tersebut adalah Rereng Peuteuy, Rereng Kembang Corong, Rereng Merak Ngibing, Rereng Pacul, dan Limar. Selain itu, ada juga lereng adumanis, lereng suuk, lereng calung, lereng daun, cupat manggu, bilik, dan sapu jagat.

2 komentar:

  1. Tertarik untuk mempelajari cara membuat batik tulis, cara membuat batik cap, serta teknik pewarnaan batik?.. Anda bisa memesan paket cd belajar membatik di Fitinline..

    BalasHapus
  2. Tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang batik?. Anda bisa mendownload E-Book membatik di Fitinline.

    BalasHapus

Silah Komen di sini, masukan anda sangatlah berarti.