Breaking News

Apresiasi Positif Orang Tua Murid Terhadap Rencana Pihak SDN Gentra Maksesda

Sosialisasi persiapan USBN SDN Gentra Maksesda Garut
(Kiri: Endang Solih, Aja R Karim, Yanyan, Wawan S)
AR News Pendidikan - Dalam rangka persiapan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) yang pertama kali akan diterapkan bagi tingkat sekolah dasar (SD), SDN Gentra Maksesda, Tarogong - Garut menggelar rapat bersama para orang tua murid, Sabtu (10/03/2018).

Kepala Sekolah SDN Gentra Maksesda Tarogong Garut, Wawan Setiawan yang didampingi pihak komite sekolah menyampaikan, "demi suksesnya para murid dalam mengikuti USBN maka pihak sekolah akan mengadakan jadwal tambahan belajar di luar jam sekolah untuk semua mata pelajaran yang masuk USBN" di hadapan para orang tua murid kelas 6.

Pemantapan menjelang USBN ini sebetulnya telah dilaksanakan begitu memasuki semester 2. Guru-guru kelas 6 telah bersusah payah untuk menyukseskan siswa siswi dalam melaksanakan USBN tersebut untuk dapat meraih nilai yang memuaskan. Sebelumnya telah dijelaskan kepada anak didik di masing masing kelas mengenai penyelenggaraan jam pelajaran tambahan tersebut.

Pertama Diterapkan pada Tahun 2018


Menurut kemendikbud, USBN ini mulai diterapkan kepada tingkat SD pada tahun ini (2018), setelah sebelumnya pada tahun 2017 telah diterapkan di sekolah-sekolah tingkat menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA). Ada tiga mata pelajaran yang akan diujikan pada USBN ini, yakni mata pelajaran matematika, bahasa indonesia, dan ilmu pengetahuan alam (IPA). Sedangkan mata pelajaran agama, PJOK (pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan),  ilmu pengetahuan sosial (IPS), seni budaya dan prakarya, dan mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarga-negaraan (PPKN). Sehingga para murid SD akan mengikuti ujian sekolah (US) juga selain USBN.

Perbedaan US dan USBN ini terletak pada pembuatan materi soal. Dimana untuk US, semua materi soal 100% dibuat oleh pihak sekolah berdasarkan kisi-kisi materi nasional. Sedangkan, pada USBN tahun 2018 ini, sebanyak 20% sampai 25% soal dipersiapkan oleh Kemendikbud Pusat sebagai kerangka soal (anchor), dan sisanya 75% sampai 80% dipersiapkan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) di tingkat daerah.

Orang Tua Murid Menyepakati Rencana Jam Pelajaran Tambahan

Apresiasi Positif Orang Tua Murid Terhadap Rencana Pihak SDN Gentra Maksesda

Para orang tua murid SDN Gentra Maksesda Tarogong Garut menyambut antusias rencana pihak sekolah untuk mengadakan jam pelajaran tambahan. Kepada AR News, salah seorang ibu dari salah seorang murid di SDN Gentra Maksesda mengatakan, "sebagai orang tua yang menyintai anak-anaknya, tentu saja berharap anak-anaknya lulus pada USBN. Maka kami mendukung rencana upaya bapak kepala sekolah untuk mengadakan les tambahan".

Senada dengan para orang tua, Ketua Komite SDN Gentra Maksesda, Endang Solih memberikan apresiasi yang sangat besar kepada pihak SDN Gentra Maksesda atas rencana tersebut di atas. Endang pun berharap pada USBN yang pertama ini, sebagai sekolah favorit, pihak sekolah berhasil mencetak para murid andalan dengan lulus dari USBN sebagai barometer.

Keberhasilan para murid SDN Gentra Maksesda ini bukan hanya tanggung jawab para guru di sekolah saja, namun orang tua murid haruslah turut serta memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya supaya lulus di USBN nanti. (AR News - BAJA)

Tidak ada komentar

Silah Komen di sini, masukan anda sangatlah berarti.