Breaking News

Arsip Berita Bulan Februari Tahun 2013 Bag 1

Arsip Berita AR News Bulan Februari Tahun 2013

KADO TERBAIK DPRD GARUT DI AWAL BULAN PERINGATAN 2 ABAD GARUT


AR News - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Garut,Lakukan rapat paripurna tadi pagi rapat yang rencananya akan digelar pukul 8,30 molor setengah jam dan dimulai pada pukul 9,00,hasil paripurna itu usulkan dan akan segera menyerahkan penetapan keputusan pemberhentian Aceng Fikri dari jabatan Bupati Garut ke Presiden.

Penyerahan itu berdasarkan hasil kesepakatan anggota DPRD dalam sidang paripurna yang digelar secara terbuka di gedung DPRD Garut, Jumat.1/ 2

"Selanjutnya proses lebih lanjut diserahkan kepada presiden sesuai aturan yang berlaku," kata ketua DPRD Garut Ahmad Badjuri yang memimpin sidang.

Ia mengatakan, penyerahan keputusan pemberhentian kepada presiden sesuai aturan Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

"Secepatnya surat DPRD akan dikirimkan ke Presiden," kata Ahmad.

Pelaksanaan sidang paripurna itu berlangsung tertib dihadiri sejumlah perwakilan masyarakat dengan penjagaan polisi.

sementara jumlah anggota yang hadir sebanyak 48 orang dan itu sudah sesuai dan melebihi batas minimal Paripurna yaitu harus dihadiri 3/4 anggota dewan
Sidang yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan hanya berlangsung kurang dari satu jam diawali dengan membaca putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan rekomendasi DPRD terkait pemberhentian Bupati.

Dalam putusan MA yang dibacakan Sekretaris DPRD Farida Susilawati itu disebutkan, hasil rapat pimpinan DPRD Garut menerima putusan MA dan diserahkan ketetapan pemberhentiannya kepada Presiden.

"Surat Keputusan DPRD ini diberi Nomor 1 Tahun 2013 ditetapkan sejak mulai hari ini," kata Ahmad Badjuri

menurut beberapa kalangan menilai bahwa keputusan DPRD Garut sudah benar dan dianggap Kado terbaik di bulan pertama peringatan hari jadi Garut tepatnya peringatan 2 Abad Garut yang jatuh pada tanggal 16 Pebruari 2013 ini.

Sementara DPRD lakukan Paripurna Bupati Garut HM Aceng Fikri lakukan Sidak ke Rumah Sakit Dr Slamet .Aceng mengaku bahwa ia tidak menerima undangan dan siangnya sekitar pukul 13 Aceng lakukan pertemuan dengan para Kepala Dinas dan Camat di Pamengkang (Pendopo),dipimpin langsung oleh Sekda Kab Garut Iman Ali Rahman Entah apa yang dibicarakan mungkin Curhat kalie.(Subakat)

GARUT KOTA DAN TAROGONG KIDUL KEBANJIRAN LAGI


AR News Berita Garut - Banjir akibat luapan Sungai Cipeujeuh yang merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (3/2) malam, berangsur surut hingga, Senin pagi.

Sejumlah warga korban banjir di Kecamatan Garut Kota itu tampak sibuk membersihkan segala perabotan rumah, pakaian, kasur, dan kursi.

Banjir yang melanda empat kelurahan tersebut menyisakan lingkungan permukiman dan rumah menjadi kotor berlumpur karena tergenangi air. dua rumah di daerah cinta maya nyaris hanyut.

Salah seorang warga korban banjir, Kelurahan Paminggir, Soni Sopiani mengatakan bencana banjir itu sempat menghanyutkan sejumlah barang di rumahnya. "Barang-barang di rumah saya ada yang terbawa hanyut, tidak sempat diselamatkan, karena banjir saat itu datangnya tiba-tiba," kata Soni. Ia mengatakan, genangan air yang masuk perkampungan ketinggiannya mencapai sekitar dua meter. Warga sempat bingung antara menyelamatkan diri dan barang-barang dalam rumah. "Kerugian materi akibat banjir yang menimpa saya ini mungkin sampai jutaan rupiah," katanya.

Bencana banjir itu merendam sejumlah rumah tesebar di  enam kelurahan diantaranya ,Kelurahan Ciwalen, Kota Kulon, Paminggir dan Regol serta Sukamentri dan Muara Sanding kecamatan Garut Kota . ketika ditemui Camat Garut Kota H Nurdin Yana sedang melakukan upaya pembersihan dan bergotong royong dengan masyarakat yang terkena musibah. Bencana banjir itu datang setelah hujan deras mengguyur wilayah Garut kemudian debit air Sungai Cipeujeuh meningkat, sehingga meluap dan menggenangi permukiman penduduk yang dekat dengan aliran sungai.

Peristiwa itu  dilaporkan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi yang belum dapat diperkirakan besarannya oleh pemerintah daerah. Sementara jumlah rumah yang terendam 240 rumah dengan jumlah KK 277 dan jumlah penduduk 1191 jiwa sementara itu jumlah kerugian belum bisa diperkirakan .

Banjir juga melanda wilayah Kecamatan Tarogong Kidul tepatnya dikampung Bojong Sudika kelurahan Haur Panggung jumlah rumah yang terendanm sekitar 430 rumah belum ada kabar jumlah KK dan Jiwa belum ada kabar mengenai jumlah kerugian sampai berita ini diturunkan.( Subakat )
 

CURHATAN ACENG DI CEMOOH WARGANYA SENDIRI

AR News Garut - Bupati Garut Aceng HM Fikri kembali menerima cemoohan dari warga dan bawahannya. Hal itu terjadi ketika Aceng HM Fikri mencurahkan isi hatinya saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Garut di Gedung Pendopo Garut, Selasa (5/2).

Banyaknya celotehan dari, jamaah yang menghadiri acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di gedung pendopo garut itu terdiri dari warga unsur pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Garut, unsur jamaah masjid dan majlis taklim yang terdengar seperti sorakan dan cemoohan yang tertuju pada Aceng yang berdiri di atas mimbar.dengan penuh rasa percaya diri  Aceng terus memberikan ceramah dan sambutan  seakan tak perduli dengan sorakan dan cemoohan tersebut.

"Silakan. Saya tidak akan merasa terhinakan dan tidak akan merasa tidak mendapatkan dukungan. Saya hanya ingin menunjukkan, ketika orang ingin melaksanakan Syariat Islam malah dicaci maki," kilah Aceng.
Pernyataannya yang dikeluarkan Aceng justru membuat hadirin geleng-geleng kepala.

Aceng pun sempat mengaku bila dirinya saat ini dirinya dalam kondisi pasrah atas kasus yang menimpanya dan berujung pada tuntutan pemakzulannya. "Kalau hari ini, Allah mengambil kekuasaan, saya ridlo. Kondisi saya pasrah, selama menurut hukum ketatanegaraan konstitusional," ujarnya.

Aceng HM Fikri juga menegaskan, sekalipun Bupati di Garut diganti sebanyak 10 kali, Garut tidak akan maju selama warga tak memiliki kedewasaan membangun Garut.

"Tapi ketika bersama-sama tokoh dan pemerintah memiliki sikap sama, Insya Allah, Garut akan menjadi kabupaten sesuai dengan harapan bersama," ucapnya.

Aceng pun sempat menyampaikan permohonan maafnya atas nama pribadi dan keluarga karena belum bisa memberikan yang maksimal. Aceng pun mengaku, bila kondisi kesehatannya saat ini sedang drop dan diharuskan dokter beristirahat selama tiga hari. "Darah saya antara 80/60. Saya harus dirawat 3 hari, mulai besok (Rabu, 6/2). Kata dokter, tidak baik kalau terus dipaksakan," ujarnya.

Akan tetapi Aceng HM Fikri tak menyebutkan di rumah sakit mana akan dirawat. "Di mana sajalah. Gimana nanti," ucapnya sambil berlalu menuju rumah dinasnya.( Subakat)
 
 

SUDAH BANYAK TANDA DIKERTAS SUARA DISALAH SATU PASANGAN PILGUB


AR News Garut - Tinggal sebelas hari lagi pelaksanaan PILGUB namun Kertas suara di Kabupaten Garut banyak yang rusak sampai hari kemarin saja sudah 219 kertas suara rusak diantaranya ada yang dikasih tanda disalah satu pasangan cagub adapula yang sudah dibolongi selain itu ada kertas yang sobek serta gambar warna yang tidak jelas serta ada kolom ketua KPPS dengan logonya dimuka tidak ada seperti di katakan  salah seorang anggota KPUD Kab Garut tadi siang .

Dadang menjelaskan bahwa ada beberapa kertas suara yang rusak dan sudah ditandai kemarin saja kami menemukan sekitar 219 kertas suara dari 216824 kertas suara belum hari ini,iapun memberikan alasan kenapa harus disortir sebab pihaknya tidak mau memberikan kertas suara yang rusak sebab di KPPS pun kertas yang rusak tidak akan dikasihkan ,katanya

iapun menjelaskan bahwa untuk pengerjaan penyortiran kemarin ia melibatkan 160 orang dan berhasil menyortir 216824 lembar kertas suara,makanya kami menambah petugas sortir menjadi dua kali lipat untuk siang 261orang  223 malam hari karena kami menargetkan hari minggu selesai sebab kami akan segera melaporkan kertas suara rusak ke KPUD JAWA BARAT untuk segera diganti.agar hari seninnya kami bisa mendistribusikan kedaerah.katanya

Penyortiran sendiri melibatkan warga setempat dan  berlangsung di kampung simpang asri desa mulyasari Kecamatan Bayongbong dengan sistem pembayaran perlembar dari pagu 125 namun dadang menjelaskan dari 125 rupiah itu belum dipotong pajak dan makan
Untuk kabupaten Garut sendiri jumlah TPS adalah 4.664 dengan jumlah DPT 1.767.360 orang pemilih.(Subakat)
 

Budaya saling andalkan di DPRD Kab Garut dan budaya bolos


AR News Garut.Ketika melampaui jumlah maksimal, maka siswa akan mendapatkan teguran dan pemanggilan orang tua hingga sangsi tindak pengeluaran siswa. Ini merupakan runtutan proses aturan bagi siswa pembolos.
Bagaimana dengan wakil rakyat kita, yang notabene bukan lagi pelajar tetapi orang-orang pilihan yang dipercaya oleh rakyat untuk menyuarakan dan mendengarkar suara rakyat?

Ternyata perilaku membolos masih membudaya di kalangan mereka. Pada pada rapat komisi ataupun menerima dari dinas instansi kadang mereka saling mengandalkan yang pada akhirnya hanya satu atau dua orang saja yang hadir dengan alasan yang tidak jelas malah cenderung malas namun ketika ada jadwal kunjungan keluar daerah malah mereka mengajukan untuk diikutkan sungguh terlalu ada apa dengan mereka seperti lagu bang rhoma irama saja .

Pertanyaannya ke mana sisa orang yang tak hadir tersebut? Jawabnya sudah tentu membolos.
Penyakit membolos wakil rakyat ini bukan peristiwa yang pertama kali perilaku tak bertangung jawab para anggota dewan yang  terhormat ini.

Bukan semakin sadar atau malu, kenyataannya semakin menjadi-jadi perilaku tersebut. Selayaknya Badan Kehormatan DPR memberikan sanksi tegas kepada mereka yang secara nyata berkali-kali membolos. Jangan hanya sekadar memanggil saja, tetapi berhentikan saja mereka secar tak hormat. Daripada diberikan amanat oleh rakyat tapi tidak dilaksanakan dan hanya sekadar memakan gaji buta.

Badan Kehormatan DPR tak perlu menutup-nutupi nama-nama anggota dewan yang bandel ini. Pengungkapan nama ini adalah bagian dari sangsi moral bagi mereka agar malu terhadap rakyat , di mana rakyat akan memberikan penilai negatif bagi mereka baik melalui media massa maupun media social.(subakat)
 

KAMPANYE SIMPATIK ALA PATEN

AR News - Garut .Meski pasangan nomor 5 Rieke-Teten (PATEN) tidak datang ke kota Garut namun Ratusan Simpatisan dan kader partai gelar Kampanye Damai dengan melakukan Bakti sosial yang digelar di daerah  mawar Kelurahan Pakuwon dianggap cukup Simpatik Kemarin Rabu 13/2.

Ada sekitar 300 warga mendapatkan pelayanan pengobatan kesehatan gratis dari tim medis yang diturunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat dan Kabupaten Garut yang dipusatkan di Jalan Mawar Kelurahan Pakuwon Kecamatan Garut Kota itu.

Menurut salah seorang tim sukses Paten, Memo Hermawan, sesuai jadwal KPU, pasangan Rieke dan Teten hari itu menggelar kampanye terbuka di Tasikmalaya dan secara serentak kampanye bakti sosial pengobatan gratis digelar hampir di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Cagub Rieke sangat konsen di bidang kesehatan. Jika terpilih nanti, ada perbaikan yang mendasar, khususnya untuk Kabupaten Garut karena dia berasal dari Garut. Dengan Kartu Jabar Sehat, pengobatan secara gratis berlaku di seluruh Jawa Barat,” ujar Memo.

Memo menjanjikan, Rieke juga menjamin akan membebaskan masyarakat miskin untuk dapat sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Infrastruktur pun menjadi salah satu perhatian Rieke.

Memo menegaskan pihaknya tidak memercayai hasil survei dari lembaga manapun terkait rating para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Dia menilai hasil survey bukan patokan bagi kemenangan dalam Pemilihan Gubernur.

“Kita tidak terpengaruh hasil survey, tetapi kita terus bekerja untuk rakyat dan harus memenangkan pemilihan Gubernur ini. Jokowi saja hasil surveinya di bawah, namun saat pemilihan, kenyataannya dia jadi Gubernur Jakarta,” ucapnya.[Subakat/nul)

Tidak ada komentar

Silah Komen di sini, masukan anda sangatlah berarti.